Tribun

Lima Nama Diisukan Bakal Saingi Incumbent dalam Pemilihan Ketua Umum KSPSI

Sekjen KSPSI, Ir Idrus yang juga Sekjen Federasi Listrik Elektronika Mesin (LEM) mengatakan nama-nama ini diyakini membawa perubahan besar bagi KSPSI

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Eko Sutriyanto
Lima Nama Diisukan Bakal Saingi Incumbent dalam Pemilihan Ketua Umum KSPSI
Istimewa
ILUSTRASI - Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam konsolidasi kongres Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Bali, muncul beberapa nama untuk maju dalam bulan Februari mendatang. 

Sekjen KSPSI, Ir Idrus yang juga Sekjen Federasi Listrik Elektronika Mesin (LEM) mengatakan nama-nama ini diyakini akan membawa perubahan besar bagi KSPSI. 

Menurutnya ada beberapa nama yang didukung oleh para DPD dan DPC. Pertama, ada nama Jumhur Hidayat yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KSPSI periode 2014-2019. 

Kemudian ada nama Yusuf Rizal selaku Ketua OKK KSPSI dan Ketua masyarakat anti korupsi LIRA; Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat; kemudian Surya Batubara; tokoh KSPSI Helmi Salim serta inkumben Yorrys Raweyai. 

"Nama-nama ini muncul jelang Kongres Februari nanti di Jakarta," kata Idrus, kepada wartawan, Kamis (13/1/2022). 

Wakil Bendahara Umum KSPSI, Harun Umar mengatakan hadirnya KSPSI pusat di Bali ini karena dorongan terhadap perubahan sudah meluas. Beberapa DPD pada umumnya ingin ada pembaharuan. 

"Kita butuh karakter dan mentalitas seorang pemimpin yang bisa mengayomi para anggotanya. Kita terbuka juga untuk nama-nama lain yang ingin maju, khususnya figur-figur muda yang punya kapabilitas," ungkapnya. 

Sebagai senior di KSPSI, Harun meminta agar para calon ini memiliki visi misi ke depan, serta bagaimana bisa membangun KSPSI lebih maju lagi. 

Dirinya mengaku rindu akan KSPSI yang dulu. Bahkan kata dia, KSPSI dulu bisa melahirkan tokohnya duduk di Kabinet.

"KSPSI harus bangkit, maju dan jaya, back to basic," tutupnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas