Tribun

Virus Corona

Penjelasan Orang yang Sudah Vaksin Tetap Tertular Omicron dan Masker Kain Yang Tak Bisa Melindungi

Varian ini memiliki kemampuan untuk menempel pada sel manusia lebih cepat, bahkan varian ini bisa menginfeksi orang yang sudah

Editor: Hendra Gunawan
Penjelasan Orang yang Sudah Vaksin Tetap Tertular Omicron dan Masker Kain Yang Tak Bisa Melindungi
AFP/LIONEL BONAVENTURE
OMICRON - Foto Ilustrasi ini diambil di Toulouse, barat daya Prancis, pada 1 Desember 2021 menunjukkan jarum suntik dan layar yang menampilkan Omicron, nama varian baru covid 19. - Omicron telah menjadi jenis virus corona utama di Prancis di mana jumlah infeksi telah mengalami peningkatan besar dalam beberapa hari terakhir, kata badan kesehatan masyarakat negara itu. "62,4 persen tes menunjukkan profil yang kompatibel dengan varian Omicron" pada awal minggu ini, dibandingkan dengan 15 persen pada minggu sebelumnya, kata agensi tersebut. (Lionel BONAVENTURE / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM -- Penularan Covid varian Omicron kini terjadi di berbagai negara.

Bahkan penularan ini sedang menuju pada puncaknya.

Para peneliti memprediksi bulan Februari menjadi puncak penyebaran varian terbaru Covid-19 ini.

Varian ini membuat banyak orang takut karena orang yang sudah vaksin bisa kena Omicron.

Covid-19 varian Omicron adalah varian terbaru dari virus SARS-CoV-2.

Varian ini memiliki kemampuan untuk menempel pada sel manusia lebih cepat, bahkan varian ini bisa menginfeksi orang yang sudah mendapatkan dosis vaksin penuh.

Dilansir dari University of Rochester Medical Center, varian Omicron lebih menular empat kali lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Omicron telah menyebabkan kasus infeksi Covid-19 di berbagai negara kembali meningkat secara signifikan.

Para ahli di Eropa memperkirakan sebanyak 50 persen populasi Eropa akan terinfeksi varian Omicron pada 6 sampai 8 minggu ke depan.

Varian ini menyebar dengan sangat cepat, namun, tingkat kematiannya memang tidak signifikan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas